Bicara tentang destinasi wisata, Bali memang tidak pernah ada matinya. Bagaimana tidak, pulau ini selalu dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara dan tidak pernah sepi kunjungan. Keindahan alamnya yang membuat siapapun yang datang betah untuk berlama - lama di pulau ini. Tidak hanya keindahan alamnya saja yang indah, namun juga adat istiadatnya yang masih terjaga dengan baik. Bali juga memiliki sejarah, jika kalian ingin melihat lebih dekat bagaimana perkembangan Bali dari masa ke masa, tidak ada salahnya untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata bersejarah ini. Selain menambah ilmu pengetahuan, lokasinya juga cukup indah dan instagramable. Dimana saja? Berikut rangkumannya:

Tirta Gangga

Taman yang dibangun oleh Raja Karangasem Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem, berlokasi di daerah Karangasem. Selain dijadikan persinggahan, lokasi ini juga menjadi taman rekreasi bagi keluarga kerajaan dan tamu yang datang berkunjung ke bali.

Liberty Wreck, Tulamben

Merupakan situs penyelaman paling terkenal di Bali. DIkawasan ini terdapat bangkai kapal US Liberty Shipweck yang terkenal loh! Kalian harus menyelam lebih dalam untuk menemukan bangkai kapal ini.

Penglipuran

Merupakan desa tradisional di Bali yang sangat menakjubkan. Lokasinya terbilang bersih, dan ada hutan bambu yang menyejukkan mata.

Taman Wisata Kertha Gosa

Tempat yang indah dan bersejarah selanjutnya adalah Taman Wisata Kertha Gosa, berada di pusat kota Klungkung. Taman ini merupakan situs sejarah penting dari masyarakan Bali. Ada banyak lukisan, patung, dan tanaman menarik dan unik yang bisa kalian lihat disini.


Hari libur yang paling ditunggu tunggu adalah liburan lebaran. Libur panjang yang bisa dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi, juga bisa digunakan untuk berlibur ke luar kota. Salah satunya Bali, Bali adalah salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi saat musim liburan tiba. Ada banyak tempat wisata dengan pertunjukan keren terdapat di Bali. Namun, berikut ada beberapa rekomendasi tempat wisata di Bali yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga ataupun sahabat Anda ketika berlibur lebaran di Bali:


Garuda Wisnu Kencana (GWK)

(Patung Garuda Wisnu Kencana)


Yang pertama adalah Garuda Wisnu Kencana atau biasa dikenal dengan GWK. GWK adalah sebuah patung karya I Nyoman Nuarta dan menjadi sebuah taman wisata budaya yang berlokasi di kawasan Bali selatan.

Saat ini, patung Garuda Wisnu Kencana belum sepenuhnya selesai dibuat, hanya sebagian saja yang telah selesai. Namun walau begitu Anda tetap dapat menikmati kemegahan Garuda Wisnu Kencana. 

Selain patung, Anda juga dapat melihat keindahan bukit kapur yang di potong menjadi balok-balok kapur besar. Balok-balok kapur ini nantinya akan penuh dengan pahatan. Selain itu di kawasan Garuda Wisnu Kencana juga terdapat teater seni, Anda dapat menikmati berbagai jenis tari dan kesenian Bali di teater ini setiap harinya. 


Pura Besakih

(Pura Besakih)

Pura Besakih adalah sebuah pura yang berlokasi di kaki Gunung Agung, dan merupakan pura terbesar di Bali. Di Pura Besakih sering diadakan acara keagamaan Hindu karena Pura Besakih dipercaya sebagai tempat suci dan merupakan induk dari seluruh pura yang ada di Bali. 

Pura Besakih dibangun dengan konsep keseimbangan Tuhan, manusia, dan alam atau sering disebut dengan sebutan Tri Hita Karana. Untuk dapat memasuki area Pura Besakih, Anda harus menggunakan sarung yang dapat dipinjam di sekitar lokasi Pura Besakih.


Pura Tanah Lot

(Pura Tanah Lot)

Pura Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata di Bali yang terkenal dengan keindahannya, terutama pada saat matahari terbenam. Pura Tanah Lot yang terdiri dari 2 buah pura merupakan pura tempat memuja dewa laut. 

Keunikan dari Pura Tanah Lot adalah pura ini berada di atas sebuah batu karang besar di pinggir laut. Pada saat air laut pasang, Anda tidak dapat mendekat ke Pura Tanah Lot karena di sekitar batu karang penyangga Pura Tanah Lot akan digenangi air laut. 

Pada saat air surut Anda dapat melihat beberapa ular laut jinak yang menurut penduduk setempat merupakan penjaga Pura Tanah Lot. Selain itu, di lokasi ini Anda juga dapat memegang ular suci yang jinak dan tidak berbahaya.


Pantai Kuta

(Pantai Kuta)

Pantai Kuta adalah tempat wisata di Bali yang paling popular dan paling banyak dikunjungi wisatawan. Itu karena lokasinya yang dekat dengan bandara, pantainya indah, biaya murah, dan ombaknya cocok untuk peselancar pemula. 

Pantai Kuta juga terkenal dengan panorama matahari tenggelamnya yang sangat indah. Fakta unik dari Pantai Kuta adalah sebelum Pantai Kuta menjadi sebuah tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi seperti sekarang ini, pantai ini merupakan sebuah pelabuhan besar, pusat perdagangan di Bali. Dengan pasir putih dan laut birunya, dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat lengkap, Pantai Kuta adalah primadona wisata Bali. 


Arung jeram Sungai Ayung

(Yunaidi Joepoet/ACI)

Arung Jeram Sungai Ayung mempunyai karakteristik yang berbeda dengan Arung Jeram Sungai Telaga Waja. Apabila Arung Jeram Sungai Telaga Waja menawarkan tantangan, maka Arung Jeram Sungai Ayung menawarkan keindahan. 

Panorama sepanjang Sungai Ayung sangatlah indah, ditambah dengan pahatan di tebing sungai. Hijaunya pepohonan di sekitar sungai juga melengkapi keindahan Arung Jeram Sungai Ayung.


Tari Kecak Uluwatu

(Yunaidi Joepoet/ACI)

Tari Kecak adalah tari khas Bali yang paling terkenal dan paling menarik untuk dilihat.
Tari Kecak Uluwatu mempertunjukan tari kecak khas Bali dengan latar belakang matahari tenggelam di Uluwatu yang sangat indah. Tari Kecak Uluwatu sangat populer dan ramai.

Tempat wisata di Bali memang tidak pernah sepi oleh para turis untuk rekreasi melihat panorama alamnya yang indah, menhgabiskan waktu liburan bersama sahabat ataupun keluarga. Bali merupakan sebuah pulau yang banyak menyimpan banyak sekali destinasi wisata, mulai dari wisata alam, budaya, bahari, dan masih banyak lagi yang bisa kita temukan di pulau ini. Bagi Anda yang sudah pernah berlibur ke Bali, tentu wisata pantai merupakan bagian dari pariwisata di Bali yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan wisata disana. Untuk Anda yang sudah bosan atau ingin mencari suasana baru ketika berlibur ke Bali, Anda bisa mengunjungi beberapa tempat selain pantai yang sudah kami rekomendasikan untuk Anda. Apa saja?

Hutan Mangrove


Jika Anda ingin bersantai sambil menikmati keindahan alam Bali, Anda bisa mengunjungi hutan Mangrove ini. Disini Anda dapat menaiki perahu atau sampan kecil, kemudian mengelilingi hutan mangrove yang berada di Nusa Lembongan ini.
Spot yang sangat menarik, cocok untuk Anda para pecinta fotografi. Udara yang sejuk, tengang, dan juga bersih. Lokasinya berada di ujung utara Nusa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Danau Beratan


Danau Beratan adalah sebuah yang terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan. Danau yang terletak paling timur di antara dua danau lainnya, yaitu danau Tamblingan dan Dan Danau Buyan, yang merupakan gugusan danau kembar di dalam sebuah kaldera besar, Danau Beratan terbilang cukup istimewa.

Kintamani


Di kawasan wisata ini, tersedia tempat pemamdian air panas alami yang bernama pemandian air panas Toya Bungkah Kintamani. Lokasinya berdekatan dengan tempat wisata sawah terasering Tegalalang Ubud.

Pasar Seni Sukawati


Tempat ini cocok untuk Anda pecinta seni dan sendang ingin mencari suvenir ketika berada di Bali. Pasar Sukawati merupakan pasar seni yang terletak di Kabupaten Gianyar. Pasar ini menjual berbagai macam kerajinan khas Bali. Pasar ini berdiri kira - kira sejak tahun 1980an dan dibuka setiap hari mulai pukul 08:00 wita sampai pukul 18:00 wita. Pasar Sukawati sendiri adalah tempat belanja favorit di Bali yang menyediakan pakaian - pakaian seperti batik khas Bali, selain itu juga tersedia berbagai macam pakaian yang cocok dikenakan di pantai, yang pastinya dengan harga miring.

Apa yang membuat daerah Kampung Jawa menjadi unik? Tepatnya di Desa Wanasari, Denpasar Barat, ada sebuah tradisi dimana para pedagang memanfaatkan bulan ramadhan dengan menjual berbagai macan makanan dan minuman pada sore hari menjelang waktu berbuka. Salah satu makanan unik dan hanya ada saat bulan ramadhan tiba. Lazimnya sate yang kita kenal selama ini adalah sate ayam, sate kambing, sate ikan, dan jenis sate yang sering dan biasa kita jumpai. Namun di daerah ini terdapat sate yang hanya ada ketika ramadhan tiba saja, yaitu sate susu. Sebenarnya ada juga yang menjual di luar bulan puasa, namun hanya beberapa yang menjualnya, dan peminatnya tidak sebanyak saat bulan puasa.


Sesuai namanya Sate Susu ini bahan dasarnya adalah puting-puting susu sapi. Bumbu sate ini berbeda dengan sate ayam atau kambing yang menggunakan saos kacang dan kecap, Sate Susu ini memakai bumbu yang berasal dari tepung beras yang dicampur dengan santan. rempah-rempah yang dipakai sebagai bumbunya adalah kencur, cabai merah, cabai rawit dan  bawang putih. Sate Susu dilengkapi dengan dua jenis sambal, yaitu sambal tomat dan sambal kuah tepung santan yang dikentalkan. Perpaduan sambal ini, akan terasa beda jika kita bandingkan dengan sate lainnya.


Sate Susu ini rasanya tidak seperti sate yang banyak kita temukan di Jawa atau dimana-mana seperti sate Madura atau sate klatak yang ada di Yogyakarta. Selain karena bahan dasar yang digunakan berbeda, bumbu dan cara memasaknya juga berbeda. Oleh karena Sate Susu ini berada di Kampung Jawa yang memang mayoritas penduduknya berasal dari Jawa, maka bisa dibilang rasa Sate Susu ini adalah perpaduan masakan Jawa dan Bali.

Kuliner ini bisa Anda jumpai di sepanjang Jl. Ahmad Yani Denpasar Barat, tepatnya di dekat Masjid Baiturrahman atau di pasar dadakan yang digelar untuk memenuhi kebutuhan aneka makanan dan minuman berbuka puasa.
Walaupun terkesan tidak umum, Sate Susu Bali ini selalu menjadi menu berbuka favorit yang paling diburu warga setiap Ramadhan dan menjadi makanan khas warga muslim di Bali saat bulan puasa. Jadi, saat Anda sedang berada di Bali dan bertepatan dengan Ramadhan, maka tidak ada salahnya Anda ke Kampung Jawa dan menikmati kuliner unik ini. Selain karena nikmat, Sate Susu ini dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama bulan puasa.
Tidak hanya pemandangan panoramanya yang cantik, tapi juga kenikmatan kuliner khasnya yang memberikan kerinduan tersendiri. Bali memang sempurna untuk dijadikan tempat liburan.
Banyak sekali menu makanan khas yang bisa Anda temukan, salah satunya nasi Jinggo. Nasi yang jika di daerah jawa khususnya Yogyakarta disebut dengan nasi kucing ini, cocok untuk menemani santap sore Anda, terutama untuk berbuka puasa bagi Anda yang sedang menjalankannya dan kebetulan sedang berlibur di Bali.

http://lifestyle.okezone.com

Awal mula nama nasi Jinggo sendiri berasal dari bahasa tiongkok yang mermakna Jeng go, atau seribu lima ratus. Karena awal mula makanan ini dipasarkan, dijual dengan harga Rp1.500.

Anda bisa menemukan menu makanan ini di pinggir jalan kawasan Legian, atau Denpasar. Nasi Jinggo ini juga menjadi kuliner khas dari Bali.

Event tahunan terbesar di pulau dewata akan kembali di gelar. Pesta Kesenian Bali ke 39, akan diselenggarakan satu bulan penuh mulai dari tanggal 10 Juni sampai dengan 8 Juli. Nah, agar tidak bingung, ada beberapa hal yang harus di siapkan ketika ingin menghadiri acara ini.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Yuniartha Putra menjelaskan, untuk para wisatawan yang ingin berlibur ke Bali dan ingin menyaksikan event ini harus memperhatikan jadwal penyelenggaraan event. Bagi wisatawan yang ingin mencari tahu jadwan atau susunan acara mana yang diinginkan, wisatawan bisa meminta buku panduan jadwal pementasan kepada panitia.

“Di dalam jadwal pementasan sudah tertera tanggal, jam, panggung bagian mana, dan kesenian apa yang dipentaskan. Karena lokasi Taman Budaya yang luas, dengan memiliki panduan jadwal acara Anda akan memudahkan mencari panggung tujuan Anda, seperti panggung terbuka Kalangan Ayodya, panggung terbuka Kalangan Ratna Kanda, panggung terbuka Kalangan Angsoka, wantilan, Gedung Ksirarnawa, maupun panggung terbuka Ardha Candra," ujar AA Gede Yuniartha Putra, Rabu (7/6).

Selain jadwal, wisatawan juga dihimbau untuk datang lebih awal. Terlebih untuk menyaksikan salah satu pementasan seni budaya di event ini, maksimal 15 menit sebelum acara dimulai. Karena, pada setiap pementasa di beberapa panggung terbuka akan selalu dipadati oleh para pengunjung.

Penginapan juga menjadi hal yang paling penting untuk dapat menikmati event ini dengan nyaman. Untuk memudahkan wisatawan yang memang ingin datang ke Bali untuk menyaksikan acara Pesta Kesenian Bali ini, para wisatawan dianjurkan untuk menginap di hotel yang lokasinya dekat dengan lokasi acara berlangsung. Karena acara berlokasi di tengah kota, yaitu di Jalan Nusa Indah, maka hotel yang strategis ada di Jalan Hayam Wuruk.

Selain itu, jangan lupa untuk membawa topi dan payung. Karena Taman Budaya cukup luas, para wisatawan pastinya akan berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya dengan jarak yang lumayan berjauhan antara satu panggung dengan panggung lainnya.


sumber : 
  • http://lifestyle.liputan6.com
  • http://www.cnnindonesia.com
  • http://birohumas.baliprov.go.id