Mengenal Adat Kebudayaan Bali Yang Menarik

Siapa sih, yang gak tahu Bali? Bali memang merupakan tujuan wisata terpopuler di Indonesia bahkan hingga mancanegara. Hal ini berkaitan pula dengan kebudayaan masyarakat bali yang masih kental dengan nilai-nilai keagaman hindu, kesenian tradisional, pola kehidupan, dan lain-lainnya. Adat budaya tersebut memiliki sejarah yang membentuknya seperti saat ini yang sangat populer di dunia pariwisata mancanegara. Terkadang kita pun ikut penasaran mengapa begitu konsistennya masyarakat bali dalam mempertahankan adat kebudayaannya. Jika kita melihat daerah-daerah lain di Indonesia, jarang sekali kita jumpai hal unik mengenai adat kebudayaan daerah tersebut khususnya di daerah kota-kota besar.
adat kebudayaan bali
Dalam posting kali ini kita akan mengenal beberapa informasi mengenai adat kebudayaan bali yang sampai saat ini masih sangat dipertahankan. Adat kebudayaan tersebut meliputi agama yang di anut mayoritas masyarakat bali, pemukiman, kesenian, dan lembaga kemasyarakatan yang ada di pulau dewata bali.

KEBUDAYAAN MASYARAKAT BALI

Kebudayaan Bali Dalam Keagamaan

Seperti yang kita ketahui bahwa mayoritas masyarakat bali menganut agama hindu yang memiliki 5 keyakinan atau disebut dengan Panca Cradha. 5 keyakinan tersebut meliputi widi cradha, atma cradha, karma phala cradha, punarbhawa cradha, dan moksa cradha. Berikut penjelasannya :
  • Widi Cradha merupakan suatu keyakinan terhadap Tuhan YME atau dengan sebutan dalam agama hindu Sang Hyang Widi.
  • Atma Cradha adalah keyakinan bahwa setiap makhluk memiliki jiwa atau atman.
  • Karma Phala yaitu sebuah keyakinan bahwa setiap perbuatan manusia akan berbalas sesuai dengan perbuatannya.
  • Punarbhawa Cradha merupakan sebuah keyakinan bahwa setiap kematian manusia akan mengalami reinkarnasi.
  • Moksa Cradha adalah keyakinan dengan kebahagiaan yang abadi atau disebut moksa.
Dalam agama hindu ada 2 pemujaan yang masing-masing dilakukan di pura/ rumah ibadah yang berbeda. Pura untuk pemujaan Sang Hyang Widi atau Yadnya disebut dengan pura umum. Sedangkan untuk pemujaan roh leluhur disebut dengan pura genealogis. Masyarakat bali memiliki 5 macam upacara keagamaan atau Panca Yadnya yaitu :
  • Upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Upacara kebaktian kepada para Rsi dan Sulinggih
  • Upacara proses kehidupan manusia dari mulai dalam kandungan hingga kematian
  • Upacara persembahan kepada para leluhur
  • Upacara pengorbanan kepada kekuatan-kekuatan yang dipercaya sebagai penyeimbang alam

Kebudayaan Bali Dalam Pola Permukiman

Pola permukiman dalam kebudayaan masyarakat bali memiliki 2 jenis yaitu :
  • Pola Konsentris; Desa adat dalam pola ini membedakan bahwa desa adat merupakan titik sentral.
  • Pola Menyebar; Dalam kesatuan wilayah kecil terbagi desa-desa didalamnya.
Bangunan dalam adat kebudayaan bali terbagi 3 macam, yaitu bangunan pura (tempat ibadah), bangunan umum, bangunan tempat tinggal yang berbeda-beda bentuk sesuai dengan pola hidup masyarakat bali yang majemuk.

So, itulah sedikit informasi tentang kebudayaan Bali yang sangat unik dan menarik. Masih penasaran? Masih ada banyak sekali keunikan yang terdapat di pulau Bali.

Sampa jumpa di postingan berikutnya.

Share on Google Plus

About Tiesna Sulistiana

We are an online tourist information that helps you to book all kinds of an outdoor activities while you are in bali. We are able to offer you the lowest price and easiest reservation.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. its very nice, hope can holiday again at Bali


    http://www.marketingkita.com/2017/08/pengertian-pemasaran-dalam-ilmu-marketing.html

    ReplyDelete